7 Inspirasi Rumah Tradisional Yang Menawan dan Sedap Dipandang Mata

7 Inspirasi Rumah Tradisional Yang Menawan dan Sedap Dipandang Mata

Di zaman yang modern ini, masih banyak orang yang suka akan tema-tema tradisonal dalam mendirikan rumah. Ya, kesan tradisional begitu dicintai bagi orang-orang yang paham akan seni. Hunian dengan tema rumah tradisonal nyatanya dapat membuat penghuni merasa nyaman dan tenang tinggal di dalamnya.

Nah, bagi Anda yang ingin membuat rumah dengan gaya tradisonal, namun masih bingung dalam menentukan desainnya, berikut ini akan disajikan inspirasi rumah tradisional yang menawan dan sedap dipandang mata.

Yuk langsung saja simak ulasannya.

1. Konsep rahasia unsur alami

Konsep ini memanfaatkan sumber daya alam sebagai interiornya. Ya, seringkali konsep ini dianggap kuno namun memiliki kesan klasik yang membuat Anda dan keluarga lebih dekat dengan alam karena interiornya benar-benar mengambil dari alam dan belum terpabrifikasi.

Desain interior ini memang sudah banyak diterapkan di Indonesia terutama bagi mereka yang mengangkat tema rumah adat ataupun tradisional.

Konsep ini berhasil menonjolkan kesan alami khas pedesaan yang begitu menentramkan bagi setiap mata yang memandang. Konsep ini menggunakan kayu, logam, batu, dan barang 3R (reduce, reuse, recycle). Anda pun tak perlu mengeluarkan budget yang terlalu besar untuk membuat konsep rumah tradisonal ini.

2. Konsep mixed combo

Konsep rumah dengan gaya etnik bisa menggunakan konsep eklektik yang memadukan dua gaya menjadi sebuah bentuk tersendiri dalam suatu ruangan. Konsep ini mengusung tema sejarah yang berasal dari masa lalu sehingga timbullah kesan asli dan baru.

Di dalam gaya arsitektur dan desain interior, elemen tersebut mencangkup struktur bangunan, motif dekorasi, furniture, motif dari budaya tradisional, dan lain sebagainya.

Konsep rumah tradisonal ini tidak semata-mata terlihat kuno karena tampilan ruangannya tidak terfokus pada konsep tradisonal saja. Selain itu, ruangan akan tampak ceria dan lebih dinamis.

3. Romantisme klasik

Bagi Anda yang menyukai konsep rumah dengan tema kemewahan, maka desain rumah gaya etnik yang dipadukan dengan gaya klasik patut untuk dicoba. Konsep ini umumnya memiliki focal point yang ditonjolkan melalui ornamen, skala dan proporsi, dan detail furniture.

Seperti contohnya desain rumah Joglo Ksatria yang dibuat oleh MOM Architect. Konsep tersebut menonjolkan focal point berupa lampu gantung gaya klasik dan detail furniture-nya.

Meskipun sangat sederhana, namun konsep rumah tradisonal ini berhasil membuat ruangan tampak lebih elegan, mewah, dan dapat membuat Anda nostalgia dengan zaman lampau.

4. Inovasi smart-tech

Konsep rumah ini memang banyak diragukan oleh sebagian orang karena banyak yang beranggapan bahwa tidak mungkin jika konsep klasik dapat dipadukan dengan konsep futuristik yang berorientasi kepada masa depan.

Namun, siapa sangka bahwa kedua gaya yang kontras tersebut dapat dipadukan menjadi satu dan menjadikan perpaduan yang apik dalam sebuah ruangan.

Desain ini identik dengan penggunaan material logam serta bahan fabrikasi dengan menggunakan efisiensi teknologi tinggi. Gaya rumah ini akan menampilkan inovasi baru berbasis smart tecnology yang sangat recomended di zaman digital ini.

5. Tradisional minimalis

Bagi Anda yang tidak suka dengan kemewahan, konsep tradisional minimalis ini patut untuk diterapkan di rumah Anda. Dimana, konsep ini sedang ngetrend sekali dan banyak digandrungi oleh pasangan suami istri yang baru menikah.

Konsep minimalis lebih menonjolkan fungsi, kesederhanaan, serta faktor ekonomis sehingga meminimalkan penggunaan ornamen dan lebih banyak memainkan komposisi dari bidang-bidang geometris.

Karena ornamennya sedikit, Anda bisa memadukannya dengan material yang berasal dari alam seperti kayu, logam, batu agar kesan tradisonal tetap terasa.

6. Esensi ruang komunal

Prinsip utama yang harus diperhatikan dalam konsep etnik adalah menekankan fungsi ruang-ruang komunal, seperti misalnya pendopo yang menjadi ruang komunal yang multifungsi bagi penghuni di dalamnya, entah itu dijadikan ruang keluarga, ruang tamu, ruang makan, dan lain sebagainya.

Desain interior joglo umumnya dibuat luas dengan adanya pembatas ruangan bersifat permanen. Luas ruangan inilah yang cocok digunakan sebagai ruang komunal yang menjadi ciri khas dari gaya etnik. Anda bebas berkreasi untuk menciptakan gaya apapun di dalam ruangan ini.

7. Pola ornamen khas

Jika Anda ingin tetap mempertahankan gaya rumah tradisional, maka yang harus diperhatikan adalah ornamen-ornamen yang akan menghiasi rumah tersebut, seperti menggunakan ornamen floral yang berupa pola dahan pohon atau pola sulur tanaman.

Tak hanya di dinding saja, melainkan juga di kolom, ukiran, jendela, pintu, dan elemen rumah yang lainnya.
Mengapa yang dipilih adalah motif floral? Karena yang berhubungan dengan bunga dan tanaman sangat erat kaitannya dengan kehidupan pedesaan.

Berbeda dengan gaya kontemporer yang berupa garis lurus dan terlihat ramping, gaya tradisional ini lebih menerapkan desain yang berbentuk lengkung dan halus.

Ketujuh inspirasi rumah tradisional tersebut bisa Anda pilih untuk diterapkan pada rumah Anda. dijamin, kesan asri dan adem akan tercipta di rumah Anda dan membuat suasana rumah menjadi lebih nyaman sehingga lebih betah untuk tinggal di rumah.